Mengenal Foto High Dynamic Range

Mengenal Foto High Dynamic Range

High Dynamic Range

High Dynamic Range atau HDR photography adalah tidak benar satu jenis komputasi fotografi yang paling populer yang dirancang untuk menanggulangi batasan dynamic range dari kamera digital. Anda mencampurkan lebih dari satu gambar dari scene yang sama, masing-masing mempunyai tingkat exposure yang sedikit berbeda, untuk memperluas dynamic range dari kamera tersebut. Contohnya, untuk menyita cermat gambar dari daerah yang terang memanfaatkan satu tingkatan exposure dan untuk daerah yang gelap diambil dengan tingkatan exposure yang berbeda.

Membuat gambar HDR adalah proses dua langkah. Pertama anda harus menyita lebih dari satu exposure dan kemudian anda harus memadukannya berbarengan memanfaatkan perangkat lunak pc seperti Adobe Photoshop, Adobe Photoshop Lightroom atau Photomatix.

Fotografi HDR mampu menjadi kontroversial. Jika dijalankan dengan buruk, gambar yang dihasilkan mampu keluar terlampau tidak wajar agar lebih dari satu fotografer menolak seluruh proses ini. Meskipun demikian, fotografi HDR bukanlah suatu perihal yang buruk. Jika anda melakukannya dengan hati-hati dan penuh pertimbangan, anda mampu membuat gambar mengagumkan dari suatu scene yang tidak mungkin ditangkap tanpa teknik HDR ini.

Bagaimana Foto HDR Yang Benar?

Dikalangan fotografer, foto HDR sering di tidak benar artikan sebagai foto yang warna-warnanya hyper-realistic sebab sebetulnya teknik hdr mampu membuahkan efek yg demikian. Maka dikenal arti “foto hdr yang benar justru tidak keluar seperti hdr”. Maksudnya adalah, foto hdr yg benar, masih keluar realistis, dan serupa seperti warna yang mampu dicermati oleh mata, bukan “lebih” dari seperti warna yang keluar oleh mata manusia.

Cara Menangkap Gambar HDR

Menangkap gambar HDR secara teori terlampau sederhana. Anda menyita lebih dari satu foto dari scene yang serupa identik dan membuat perubahan exposure masing-masingnya. Gambar HDR yang paling dasar kebanyakan mencampurkan tiga foto yang masing-masing mempunyai perbedaan satu stop; satu foto mengekspos anggota yang gelap (mengacaukan anggota terang), di foto yang lain anda mengekspos anggota yang terang (mengacaukan anggota yang gelap), dan yang ketiga anda mengekspos anggota midtones atau daerah pertengahan. Jika tiga foto dirasa tidak cukup untuk mendapatkan dynamic range dari scene anda, anda mampu memanfaatkan lima, tujuh, atau apalagi lebih.

Umumnya dengan gambar HDR, aperture dan ISO senantiasa konstan tetapi shutter speed digunakan untuk mengendalikan exposure pada frame. Ada mungkin untuk memotret gambar HDR dengan kamera di genggaman anda namun tripod memudahkan tampilan scene senantiasa serupa antara framenya dan bermakna anda mampu memanfaatkan shutter speed yang lebih lambat. Meskipun anda sendiri mampu mengkalkulasi perubahan nilai exposure, jauh lebih gampang menyerahkannya ke kamera anda memanfaatkan sebuah intervalometer eksternal, atau apalagi smartphone anda mampu melakukannya untuk anda. Itu bermakna anda tidak harus menyentuh kamera anda sementara menyita gambar yang menahan gerakan kabur dan membuat gambar anda senantiasa tajam.

Bagaimana membuat foto HDR ?

Menurut theselfieboxsa.com untuk mengolah foto HDR dibutuhkan software khusus, yang paling umum digunakan adalah Photomatix Pro dan Adobe Photoshop. Cukup drag n drop lebih dari satu foto di dalam format eksposure berbeda hasil jepretan kami kedalam software Photomatix, klik next dan foto-foto tersebut secara otomatis akan bergabung menjadi satu. Kita hanya tinggal pengaruhi settingan yang ada untuk mendapatkan efek yang diinginkan.

Kalau pernah dibutuhkan lebih dari satu foto dengan eksposure yang berbeda untuk mendapatkan efek HDR, sementara ini memadai dengan sebuah foto di dalam format RAW, mampu diproses untuk membuahkan foto di dalam lebih dari satu eksposure. Tehnik ini umum dikenal dengan sebutan Pseudo HDR atau Fake HDR. Salah satu kekurangannya adalah efek HDR yang dihasilkan tidak cukup maksimal.

Beberapa kamera jenis teranyar apalagi sudah menyertakan fitur pengolahan HDR segera di kamera. Jika diaktifkan, secara otomatis kamera akan mengolah foto dengan efek HDR. Tipe kamera teranyar yang didalamnya terdapat fitur ini antara lain Nikon D7100, Nikon D600 dan Canon 5D mark 3.

Sé el primero en comentar

Dejar una contestacion

Tu dirección de correo electrónico no será publicada.


*